Materi Akmen

Ringkasan Materi Akmen buku Akuntansi Manajerial : Hansen and Mowen

4 Responses to Materi Akmen

  1. Agus priyosantosa ( Nim : 801004 ) mengatakan:

    Ringkasan BAB 1

    Pengantar : Peran, Sejarah, dan Arah Akuntansi Manajemen

    Sistem Informasi Akuntansi Manajemen
    Sistem akuntansi manajemen menyediakan informasi yang di butuhkan untuk memenuhi tujuan – tujuan tertentu.
    Sistem akuntansi manajemen mempunyai tiga tujuan umum berikut.
    1. Menyediakan informasi untuk penghitungan biaya jasa, produk, atau objek lainnya yang ditentukan oleh manajemen.
    2. Menyediakan informasi untuk perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
    3. Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

    Kebutuhan Informasi Manajemen dan Pengguna Lainnya
    Proses Manajemen
    Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan.

    Perencanaan Aktivitas manajerial yang disebut perencanaan adalah formulasi terperinci dari kegiatan untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu.
    Pengendalian Perencanaan hanyalah setengah dari pertempuran. Setelah oleh para manajer dan pekerja untuk memastikan bahwa rencana tersebut berjalan sebagaimana seharusnya. Pengendalian adalah aktivitas manajerial untuk memonitor implementasi rencana dan melakukan perbaikan sesuai kebutuhan. Pengendalian biasanya dicapai dengan menggunakan umpan balik.
    Pengambilan Keputusan Proses pemilihan diantara berbagai alternatif disebut pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini berkaitan erat dengan perencanaan dan pengendalian. Manajer tidak dapat membuat rencana tanpa mengambil keputusan.

    Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan
    Sistem informasi akuntansi pada suatu organisasi memiliki dua subsistem utama, yaitu sistem akuntansi manajemen dan sistem akuntansi keuangan. Kedua subsistem akuntansi tersebut berbeda tujuan, sifat masukan, dan jenis proses yang digunakan untuk mengubah masukan menjadi keluaran.

    Sejarah Singkat Akuntansi Manajemen
    Kebanyakan prosedur perhitungan biaya produk dan akuntansi manajemen yang digunakan pada abad ke-20 dikembangkan antara tahun 1880 dan 1925.

    Tema Baru dalam Akuntansi Manajemen
    Munculnya e-busines menyaratkan sistem akuntansi manajemen untuk menyediakan informasi yang memungkinkan para manajer menghadapi lingkungan baru ini.

    Manajemen Berdasarkan Aktivitas (Activity-Based Management)
    Manajemen berdasarkan aktivitas (activity-based management) adalah suatu pendekatan yang terintegrasi di seluruh sistem yang memfokuskan perhatian manajemen pada berbagai aktivitas yang bertujuan meningkatkan nilai bagi pelanggan dan laba yang dihasilkan.

    Orientasi pada Pelanggan
    Nilai bagi pelanggan adalah fokus utama karena perusahaan dapat menciptakan keunggulan bersaing dengan menciptakan nilai yang lebih baik bagi pelanggan dengan biaya yang sama atau lebih rendah dari pesaing, atau menciptakan nilai yang sama dengan biaya lebih rendah dari pesaing.

    Penetapan Posisi Strategis (Strategic Positioning).
    Manajemen biaya strategis adalah penggunaan data biaya untuk mengembangkan dan mengidentifikasi strategi-strategi superior yang akan menghasilkan keunggulan bersaing yang berkelanjutan.
    Rantai nilai industri (industrial value chain) adalah rangkaian aktivitas yang menciptakan nilai dan saling berhubungan, mulai dari bahan baku hingga pemakaian produk akhir oleh pelanggan akhir.
    Manajemen rantai pasokan ( supply chain management ) adalah pengeloaan dari aliran bahan baku, mulai dari pemasok langsung dan pemasok awal, bergerak menuju transformasi bahan baku menjadi barang jadi, dan di selesaikan dengan distribusi barang jadi kepada penggan langsung dan pelanggan akhir.

    Waktu sebagai Elemen Persaingan
    Waktu adalah elemen penting dalam semua tahap rantai nilai. Perusahaan-perusahaan kelas dunia mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mencapai pasar dengan cara memperpendek siklus desain, implementasi, dan produksi.

    Efisiensi
    Meningkatkan efisiensi juga merupakan hal yang penting. Pengukuran efisiensi finansial dan nonfinansial diperlukan.

    Bisnis secara Elektronik (E-business)
    Transaksi bisnis atau pertukaran informasi yang dijalankan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

    Struktur Perusahaan
    Posisi yang bertanggung jawab langsung pada tujuan dasar organisasi disebut sebagai posisi lini (line position). Posisi yang sifatnya mendukung dan tidak bertanggung jawab secara langsung terhadap tujuan dasar organisasi disebut sebagai posisi staff (staff position).

    Akuntansi Manajemen dan Perilaku Etis
    Perilaku Etis
    Perilaku etis melibatkan pemilihan tindakan-tindakan yang “benar”, “sesuai”, dan “adil”.
    Sepuluh nilai inti yang dimaksudkan dalam kutipan, yaitu:
    1. kejujuran,
    2. integritas,
    3. pemenuhan janji,
    4. kesetiaan,
    5. keadilan,
    6. kepedulian terhadap sesama,
    7. penghargaan kepada orang lain,
    8. kewarganegaraan yang bertanggung jawab,
    9. usaha untuk mencapai kesempurnaan,
    10. akuntabilitas.
    CMA
    Salah satu kunci persyaratan untuk mendapatkan CMA adalah lulus ujian kualifikasi. Ujian tersebut menekankan pada empat bidang, yaitu: (1) ilmu ekonomi, keuangan, dan manajemen, (2) akuntansi dan pelaporan keuangan, (3) pelaporan manajemen, analisis, dan isu-isu perilaku, dan (4) analisis keputusan dan sistem informasi.

    CPA
    Bertujuan menyediakan kualifikasi, minimal profesional bagi auditor eksternal.

    CIA
    Sertifikasi lain yang tersedia untuk akuntan internal adalah Certificate in Internal Auditing. Faktor pendorong adanya sertfikasi ini pada tahun 1974 adalah sama dengan penyebab munculnya CMA.

    Di kerjakan oleh :

    1. Agus priyosantosa
    2. Sodri Priyadi
    3. Teguh Tohir Syarifudin
    4. Supardi

  2. Subur Suroso ( Nim : 801030 ) mengatakan:

    Ringkasan BAB 5

    Manajemen Berdasarkan Aktivitas
    Mengimplementasikan ABM
    Manajemen berdasarkan aktivitas (ABM) adalah sistem yang lebih komprehensif daripada sistem ABC. Tujuan pertama adalah domain dari ABC, membutuhkan tujuan kedua merupakan bagian dari analisis nilai proses. Tujuan kedua membutuhkan data yang lebih terperinci dari tujuan ABC dalam memperbaiki keakuratan pembebanan biaya.

    Perencanaan Sistem Perencanaan sistem memberikan justifikasi untuk implementasi ABM dan menjawab berbagai masalah berikut ini.
    1. Sasaran dan tujuan sistem ABM.
    2. Posisi persaingan perusahaan saat ini dan yang diinginkan.
    3. Proses bisnis dan bauran produk perusahaan.
    4. Jadwal, tanggung jawab yang dibebankan, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk implementasi.
    5. Kemampuan perusahaan untuk mengimplementasikan, mempelajari, dan menggunakan informasi baru.

    Identifikasi, Definisi, dan Klasifikasi Aktivitas
    Penyebab kegagalan implementasi ABM
    Sebelum melakukan proyek implementasi, tetapi juga harus dipertahankan. Hilangnya dukungan bisa terjadi jika implementasi membutuhkan waktu yang terlalu lama atau hasil yang diharapkan tidak tampak nyata.

    ABM dan Akuntansi Pertanggungjawaban
    Akuntansi pertanggungjawaban adalah alat fundamental untuk pengendalian manajemen dan ditentukan melalui empat elemen penting, yaitu pemberian tanggung jawab, pembuatan ukuran kinerja atau benchmarking, pengevaluasian kinerja, dan pemberian penghargaan. Tiga jenis sistem akuntansi pertanggungjawaban yang telah berubah sepanjang waktu adalah berdasarkan keuangan (fungsional), aktivitas, dan strategi.

    Pertanggungjawaban Berdasarkan Keuangan Dibandingkan dengan Pertanggungjawaban-Berdasarkan Aktivitas
    Pertanggungjawaban Berdasarkan
    Keuangan Pertanggungjawaban Berdasarkan
    Aktivitas
    1. Unit perusahaan
    2. Efisiensi operasional lokal
    3. Akuntabilitas individu
    4. Hasil keuangan 1. Proses
    2. Efisiensi keseluruhan sistem
    3. Akuntabilitas tim
    4. Hasil keuangan
    Tampilan 5-4 Perbandingan Pemberian Tanggung Jawab
    Tiga metode yang memungkinkan perubahan cara berbagai hal dilakukan, yaitu perbaikan proses, inovasi proses, dan penciptaan proses.
    Evaluasi Kinerja
    Ukuran Berdasarkan Keuangan Ukuran Berdasarkan Aktivitas
    1. Anggaran unit perusahaan
    2. Perhitungan biaya standar
    3. Standar statis
    4. Standar yang saat ini dapat dicapai 1. Standar berorientasi pada proses
    2. Standar bernilai-tambah
    3. Standar dinamis
    4. Standar optimal
    Tampilan 5-5 Perbandingan Ukuran Kinerja

    Evaluasi Kinerja Berdasarkan Keuangan Evaluasi Kinerja Berdasarkan Aktivitas
    1. Efisiensi keuangan
    2. Biaya yang dapat dikendalikan
    3. Biaya aktual versus standar
    4. Ukuran keuangan 1. Pengurangan waktu
    2. Perbaikan kualitas
    3. Pengurangan biaya
    4. Pengukuran tren
    Tampilan 5-6 Perbandingan Evaluasi Kinerja
    Penghargaan Berdasarkan Keuangan Penghargaan Berdasarkan Aktivitas
    1. Berdasarkan kinerja keuangan
    2. Penghargaan individual
    3. Kenaikan gaji
    4. Promosi
    5. Bonus dan pembagian laba 1. Berdasarkan kinerja multidimensi
    2. Penghargaan kelompok
    3. Kenaikan gaji
    4. Promosi
    5. Bonus, pembagian laba, dan keuntungan.
    Tampilan 5-7 Perbandingan Penghargaan
    Analisis Nilai Proses
    Adalah hal yang fundamental bagi akuntansi pertanggungjawaban berdasarkan aktivitas; analisis ini berfokus pada akuntabilitas berbagai aktivitas sebagai ganti pada biaya; dan analisis ini menekankan pada maksimalisasi kinerja keseluruhan sistem sebagai ganti kinerja individual.
    Analisis Penggerak: Pencarian Akar Pemicu
    Input aktivitas adalah berbagai sumber daya yang dikonsumsi suatu aktivitas dalam rangka menghasilkan output-nya. Output aktivitas adalah hasil atau produk dari suatu aktivitas.
    Analisis Aktivitas: Mengidentifikasi dan Menilai Isi Nilai
    1. Aktivitas apa saja yang dilakukan
    2. Berapa banyak orang yang melakukan aktivitas tersebut
    3. Waktu dan sumber daya yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai aktivitas
    4. Penilaian atas nilai aktivitas bagi perusahaan, menambah nilai.

    Contoh Aktivitas Tak-Bernilai-Tambah
    1. Penjadwalan. Suatu aktivitas yang menggunakan waktu dan sumber daya untuk menentukan kapan berbagai produk yang berbeda memiliki akses ke proses (atau kapan dan seberapa banyak penyetelan harus dilakukan) serta seberapa banyak yang akan diproduksi.
    2. Perpindahan. Suatu aktivitas yang menggunakan waktu dan sumber daya untuk memindahkan bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi dari satu departemen ke departemen lainnya.
    3. Waktu Tunggu. Suatu aktivitas di mana bahan baku atau barang dalam proses menggunakan waktu dan sumber daya untuk menunggu proses berikutnya.
    4. Pemeriksaan. Suatu aktivitas di mana waktu dan sumber daya digunakan untuk memastikan bahwa produk memenuhi spesifikasinya.
    5. Penyimpanan. Suatu aktivitas yang menggunakan waktu dan sumber daya di mana barang atau bahan baku terkait tetap berada dalam persediaan.
    Pengukuran Kinerja Aktivitas
    Ukuran kinerja aktivitas berpusat pada tiga dimensi utama: efisiensi, kualitas, dan waktu. Efisiensi berfokus pada hubungan berbagai input aktivitas dengan output aktivitas.
    Ukuran Kinerja Aktivitas
    Ukuran keuangan untuk efisiensi aktivitas meliputi (1) laporan biaya bernilai-tambah dan tak-bernilai-tambah, (2) tren dalam laporan biaya aktivitas, (3) penetapan standar Kaizen, (4) benchmarking, dan (5) perhitungan biaya siklus hidup.

    Pelaporan Biaya Bernilai dan Tak-Bernilai-Tambah
    Mengurangi biaya tak-bernilai-tambah adalah salah satu cara meningkatkan efisiensi aktivitas.
    Benchmarking
    Pendekatan lain untuk penetapan standar yang digunakan untuk mengidentifikasi berbagai peluang perbaikan aktivitas.
    Manajemen Kapasitas Aktivitas
    Kapasitas aktivitas adalah jumlah frekuensi suatu aktivitasi dapat dilakukan. Penggerak aktivitas mengukur kapasitas aktivitas.

    Di kerjakan oleh : Nim

    1. Subur Suroso (801030)
    2. Rudi Suharyadi (801029)
    3. Arif Nur Pratomo (801006)

    Semester : 4
    Prodi : Manajemen

  3. efendi mengatakan:

    pak wawan saya sudah kirim tugas resume, tapi malah masuknya ke email pak wawan. efendi akuntansi

  4. efendi mengatakan:

    pak wawan, tugas sudah saya kirinkan tapi malah masuknya ke email bapak. dari efendi akuntansi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: